Sunday, January 27, 2019

Januari

Assalamualaikum. 

Wah, sekarang sudah Januari 2019, loh! 

Tahun baru kedua dengan suami di samping saya. Target tahun baru otomatis harus menyesuaikan juga, dari target pribadi, menjadi target bersama. 

Bagi kami, ini masih tahun perjuangan. Karena memang, target berjuang kerasnya adalah 5 tahun pertama pernikahan. Harus sama - sama bergerak, saling menyemangati, saling mengingatkan, dan bersama dalam kebaikan. Aamiin...

Yang paling signifikan dari Januari tahun ini adalah, saya makin ngeh kalo diri ini masih butuh banyak banget belajar dan mengelola waktu! Iya, masih sembarangan, soalnya. Kalo udah fokus, ya fokus. Nggak inget waktu. Padahal islam mengajarkan keseimbangan dalam hidup dan kebijakan dalam mengatur waktu. Hiks ...

Kalo bahas resolusi, masih bisakah?

Saturday, November 24, 2018

Makaffah Salon

Assalamualaikum.

Selamat sore.

Yang sudah kenal saya dari dulu mungkin akan kaget dengan postingan saya kali ini. Ajaib banget kali ya, saya ke salon. Biasanya bodo bodo amat sama penampilan.

Tapi sekarang udah jadi istri orang. Udah ga boleh cuek sama penampilan. Meskipun suami nerima - nerima aja dan ga protes, tetep harus menjaga nama baik beliau karena sejak awal nikah sudah banjir bully dan body - shaming dari temen - temen kerja beliau. Laki - laki pun tetep ya mulutnya mah ajaib. Hehe. 

Itu memang terjadi. Banyak yang menyayangkan beliau menikah dengan saya yang fisiknya begini. Nggak montok, katanya. Tapi suami selalu senyum dan malah bersyukur. Lebih baik fisik istrinya dibilang nggak menarik daripada jadi bahan khayalan laki - laki lain. Ah, kujatuh cinta padamu!

Kemudian kesadaran itu muncul...

Tuesday, November 13, 2018

Ibu Rumah Tangga Noob

Assalamualaikum.

Selamat sore.

Apa banget deh nih judul. 

Tahun 2018 udah mau abis lagi aja, nih. Pencapaian target - targetnya udah sampai mana? 

Alhamdulillah, Allah ga pernah sedetikpun berjeda dalam ngasih rahmat dan nikmat yang luar biasa dalam menjalani hidup. Ada kesulitan, dibantu. Kita butuh apa, dikasih. Walaupun doa nggak dengan penuh keyakinan hati, walaupun hanya ucapan ringan aja nih, dikabulkan. Ga pernah nemu alasan buat ga bersyukur. 

Sudah sebulan berlalu dari hari ulangtahun pernikahan kami yang pertama. Baru setahun. Masih jauh banget perjalanannya. Semoga, ya. Sehidup sesurga. Aamiin...

Setahun yang luar biasa ini diisi dengan begitu banyak kebahagiaan, nikmat, hadiah, kejutan, juga kelapangan. Ujian, ada. Tentu. Kalau nggak diuji, justru itu tanda tanya besar. Allah masih sayang sama kita atau nggak, begitu bukan? 

Saya selalu ketakutan ketika menerima banyak nikmat. Selain syukur yang terucap, saya juga takut jangan - jangan itu bentuk istidraj Allah sama saya. Buru - buru deh fikirannya dijernihkan lagi, dibawa berbaik sangka lagi ke Allah, bahwa Allah memang sangat menyayangi saya. Kita. Kamu. Dia. Semuanya.

Friday, September 7, 2018

Bakso Mantep Gunung Giri

Assalamualaikum. 

Subuh - subuh gak bisa tiduuuuurrrr >_<

Sejak pindah rumah udah mending banget, sih. Ini efek kopi jadi melek. 

Yaudah, cerita makanan aja, ya. Review Bakso. 

Akhir bulan lalu, saya dan suami nyamperin adik dan mama saya di Taman Balai Kota Bandung. Terus bingung mau ke mana lagi setelahnya.  Adik saya lihat - lihat di aplikasi HPnya, tempat makan mana yang bisa dikunjungi. " Kak, lihat. Bakso Gunung Giri. Kata anak - anak Fitness sih enak. " tapi saya nggak begitu nanggapi. Cuma " Oh " aja.

Karena bingung, ya udah ambil motor dulu di parkiran. Adik saya parkir deket situ sedangkan suami markir di parkiran masjid Al - Ukhuwah. Kami ketemu di pintu parkiran. Masih bahas mau ke mana, karena mama, adik, dan suami pada bilang terserah saya. Bingung kan >_<

Saya memutuskan, ya udah, jalan aja dulu. Eh, ternyata, 50 meter dari pintu parkiran, di sebelah kiri ada Bakso Gunung Giri yang sebelumnya dibahas dede. Deket ternyata -_-

Surat Untuk Anakku

Anakku sayang,

Ummi menuliskan ini untukmu, saat kau masih ada disisi Allah. Ummi tak tahu kapan tubuh rapuhmu Ummi jaga baik – baik dalam rahim Ummi yang kokoh ini? Saat ini, bahkan Ummi belum tahu siapakah pria hebat yang menanamkan benihmu dalam rahim tempat tinggalmu kelak dalam rahim Ummi. 

Anakku sayang, 

Tahukah kamu, meski kau belum tercipta, meski kau belum bersama kami, Ummi sudah lebih dahulu mencintaimu. Cinta yang sempurna dari makhluk Maha tak sempurna yang kelak kau sebut Ummi. 

Anakku sayang, 

Meski demikian, maafkan Ummi yang tak menjaga tempat tinggalmu sebelum kau datang. Ummi tak menjaga kekuatan dan kekokohannya. Ummi tak menjaga makanan apa saja yang masuk dan mungkin tak menjaga kebersihannya. Maafkan Ummi nak, Ummi akan berusaha membenahi diri untuk menyambutmu suatu hari nanti. 

Pengalaman 2 x 2 Garis

Assalamualaikum.

Selamat sore. 

Menjelang adzan Maghrib, nih. Sembari menunggu suami pulang, saya mau berbagi pengalaman yang bagi saya sangat campur aduk rasanya. 

Pernikahan kami belum genap setahun. Sejak usia pernikahan 2 bulan, sebenarnya saya sudah sering banget menerima kalimat - kalimat yang membuat mood turun drastis. Pertanyaan klasik sepanjang sejarah umat manusia, terutama di Indonesia. Nggak tau sih apa di luar negeri 'umum' juga ditanya - tanya masalah seperti ini. 

Pertanyaan itu adalah, " Sudah hamil belum? " 

Nggak cuma satu pertanyaan itu (dan sejenisnya) saja, ternyata. Melainkan ada juga embel - embel selanjutnya. Misalnya, " Masa sih belum hamil juga? Dia nikahnya belakangan tapi sudah positif sekian minggu ", dan sejenisnya.

Cung, siapa yang sering ditanya hal seperti ini juga? 

Thursday, August 30, 2018

Pindahan

Assalamualaikum. 

Selamat pagi.

Wah, udah lama nggak posting, nih. lagi riweuh banget. Riweuh ga jelas mau ngapain -,-

Jadi ya... Kalo ada yang nanya kabar saya gimana, alhamdulillah masih gini aja. Masih berusaha mengatasi insomnia. Ga ada yang berubah kecuali kadar kebahagiaan dan rasa syukur yang semakin bertambah. Aamiin... Alhamdulillah... Insya Allah...

Saya mau cerita sedikit nih, soal satu langkah (cukup) berani bagi saya dan suami. Nggak disangka banget bisa sampai di titik ini sebelum target. 

Begitulah Allah. Selalu Super baik, Maha Pengasih dan Pemurah walaupun kita sering lupa. Sering nggak mengikuti perintahNya, sering mendikte dan mendahului kehendak dan ridhaNya di atas apapun. 

Astaghfirullah...